Perbedaan Kadar Gula Darah Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), Asupan Makan, dan Aktivitas Fisik pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
DOI:
https://doi.org/10.70304/jmsi.v5i02.133Keywords:
Aktifitas fisik, Asupan makan, Diabetes melitus tipe 2, Indeks Massa Tubuh, Kadar gula darahAbstract
Penyakit diabetes melitus merupakan kondisi kadar glukosa di dalam darah melebihi batas normal. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya gangguan sekresi insulin diantaranya indeks massa tubuh (IMT), asupan nutrisi, serta aktivitas fisik. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan kadar gula darah berdasarkan IMT, asupan makan dan aktivitas fisik penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional, jumlah responden 54 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian form recall 24 jam, form GPAQ, alat yang digunakan Easy Touch GCU, microtoise dan timbangan berat badan. Analisis statistik menggunakan uji Kruskal Wallis Test dan Mann Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kadar gula darah berdasarkan IMT (nilai p = 0.049) dan aktivitas fisik pada penderita diabetes melitus tipe 2, (nilai p = 0,021). Tidak ada perbedaan kadar gula darah berdasarkan asupan makan pada penderita diabetes melitus tipe 2 (p > 0,05). Diharapkan masyarakat dapat mengonsumsi asupan energi, karbohidrat, protein dan lemak sesuai kebutuhan serta melakukan aktifitas fisik secara rutin.




